Setiap langkah dalam pengabdian adalah upaya berarti
Setiap langkah dalam pengabdian adalah upaya untuk memberi arti bagi sesama. Menjadi pemimpin bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Setiap langkah dalam pengabdian adalah upaya untuk memberi arti bagi sesama. Menjadi pemimpin bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Setiap langkah dalam pengabdian adalah upaya untuk memberi arti bagi sesama. Menjadi pemimpin bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Artikel Terbaru
Oleh: Azis Subekti* Di Gelora Bung Karno malam itu, saya Azis Subekti menyaksikan betapa panjangnya beberapa menit ketika harapan sedang dipertaruhkan. Indonesia tertinggal. Waktu terus berjalan. Dari tribun, saya memandang para pemain yang masih berusaha menemukan jalan ke gawang Thailand, sementara di dalam diri saya, keinginan untuk percaya mulai berhadapan dengan kecemasan yang sulit ditenangkan. Ada bagian dari hati yang ingin terus berharap. Ada pula yang pelan-pelan menyiapkan diri unt...
Oleh: Azis Subekti Pendiri Serikat Masyarakat Produktif Indonesia, Mahasiswa Program Doktor Hukum UAI, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Hutan dapat kehilangan sebagian besar pepohonannya, sementara namanya tetap tercatat sebagai taman nasional. Itulah kegelisahan yang dibawa Taman Nasional Tesso Nilo ke hadapan kita. Pada Juni 2025, Kementerian Kehutanan menyebutkan bahwa sekitar 24 persen dari kawasan seluas 81.793 hektare masih berupa hutan. Sebagian besar sisanya telah menjadi areal t...
Tulisan Terbaru

Oleh: Azis Subekti * Ada keluarga yang hidup dalam kesulitan, tetapi tidak tercatat sebagai penerima bantuan. Ada lahan yang sudah dibangun pesantren dalam waktu lama, tetapi di peta tercatat sebagai lahan sawah, Ada sekolah yang kekurangan guru, sementara laporan administratif menunjukkan jumlah tenaga pendidiknya mencukupi. Baru-baru ini publik gaduh terkait penetapan desil yang dianggap keliru oleh banyak warga yang kehilangan hak pelayanan dari negara karena penggolongannya dirasa tidak s...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti* Undang-undang tidak pernah lahir di ruang yang kosong. Di balik setiap pasal terdapat pilihan mengenai siapa yang hendak dilindungi, kepentingan siapa yang hendak didahulukan, serta arah kehidupan bersama seperti apa yang ingin dibangun. Karena itu, kebijakan politik tidak semestinya dipahami hanya sebagai pekerjaan membuat undang-undang baru, menambal kekurangan peraturan lama, atau mengharmonisasi aturan yang saling bertabrakan. Pada tingkat yang lebih mendasar, kebijaka...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti * Peradaban manusia tidak tumbuh karena manusia mengerjakan semuanya sendiri. Ia tumbuh justru karena manusia terus menemukan cara untuk memindahkan sebagian bebannya kepada sesuatu di luar dirinya. Ketika tulisan ditemukan, manusia tidak lagi harus menyimpan seluruh ingatan di kepalanya. Ketika buku lahir, pengetahuan dapat hidup lebih lama daripada pemiliknya. Kalkulator mengambil sebagian pekerjaan berhitung. Mesin pencari memperluas ingatan kita hingga hampir tak berbat...
Baca selengkapnya
(Menemukan Kembali Arah Pembangunan Manusia Indonesia) Oleh: Azis Subekti* Selama beberapa generasi, ada sebuah keyakinan yang hidup hampir tanpa perlu dijelaskan di banyak keluarga Indonesia: sekolahkan anak setinggi mungkin, karena pendidikan akan membawanya menuju kehidupan yang lebih baik. Untuk keyakinan itu, orang tua bekerja lebih keras. Ada yang menjual sawah, mengambil pinjaman, mengurangi kebutuhan rumah tangga, atau merelakan anaknya pergi jauh dari kampung halaman. Di dinding ruma...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti * Malam itu, di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, lebih dari delapan puluh ribu pasang mata datang dengan harapan yang hampir sama. Mereka ingin menyaksikan sebuah klimaks. Sebuah pertandingan yang menghadirkan gol-gol indah, penyelamatan mustahil, atau mungkin adu penalti yang membuat jutaan orang menahan napas hingga detik terakhir. Mereka datang untuk melihat apakah Argentina, sang juara bertahan, mampu menulis akhir yang sempurna, atau Spanyol berhasil menan...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti * Di Atlanta, malam berjalan lambat. Lampu-lampu stadion menggantung seperti bintang yang dipaksa turun ke bumi, menyaksikan dua bangsa yang sejarahnya terlalu panjang untuk sekadar disebut dalam pertandingan sepak bola. Inggris datang membawa keyakinan bahwa disiplin mampu mengalahkan imajinasi. Argentina datang membawa keyakinan yang berbeda: selama peluit terakhir belum berbunyi, pertandingan belum benar-benar selesai. Di antara dua keyakinan itu berdirilah seorang lelak...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti * Tidak semua kekalahan dimulai oleh sebuah gol. Sebagian dimulai ketika sebuah tim perlahan tidak lagi mengenali dirinya sendiri. Malam itu di Arlington, Texas, langit musim panas masih menyisakan hawa hangat ketika dua bangsa sepak bola memasuki lapangan. Di satu sisi berdiri Prancis, negeri yang selama bertahun-tahun menjadikan kekuatan, kecepatan, dan efisiensi sebagai bahasa sepak bolanya. Di sisi lain hadir Spanyol, bangsa yang selalu percaya bahwa bola bukan sekadar...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti* Di sebuah pertandingan sepak bola, orang selalu mengingat siapa yang mencetak gol. Mereka lebih jarang mengingat siapa yang membuat gol itu tetap berarti. Malam itu di Miami, ketika Inggris menundukkan Norwegia 2–1 setelah perpanjangan waktu, dunia akan menulis nama Jude Bellingham dengan huruf-huruf yang lebih besar daripada pemain lain. Dua golnya membawa Inggris melangkah ke babak berikutnya. Sejarah memang hampir selalu menyukai pencetak gol. Namun sejarah sering kali...
Baca selengkapnya
Oleh: Azis Subekti * Malam turun perlahan di Miami. Langit Florida masih menyisakan semburat jingga ketika ribuan orang mulai memenuhi tribun. Di antara lautan biru-putih Argentina, tampak sekelompok kecil suporter mengenakan biru tua dengan bendera yang jarang terlihat di panggung sepak bola dunia. Mereka datang dari sebuah negeri yang bahkan banyak orang harus lebih dahulu mencarinya di peta. Bagi mereka, pertandingan ini sudah merupakan keajaiban. Bagi Argentina, pertandingan ini adalah ke...
Baca selengkapnya