Berita Terkini24 Feb 2026, 17.41
Cinta sebagai Energi Kosmik
Oleh: Azis Subekti Dari Tuhan, melalui Rasul, menuju manusia-manusia penjaga cahaya Dalam kosmologi Islam, cinta bukanlah getar perasaan yang singgah lalu pergi. Ia adalah energi kosmik-daya sunyi yang menggerakkan sejarah tanpa selalu tampak di permukaannya. Dari cinta Tuhan kepada makhluk-Nya, wahyu diturunkan. Dari cinta seorang manusia kepada Tuhannya, lahir keberanian untuk berjalan sendirian melawan arus zaman. Dan dari cinta kepada Rasul, lahirlah barisan manusia yang sanggup menahan d...
