← Kembali ke Beranda

Tag: komisi 2

380d23bf 343e 4db8 ab13 89a4cd02297e (1)Baca MENGELOLA KEKAYAAN NEGARA DENGAN KEBIJAKAN POLITIK: REFORMA AGRARIA DAN PENGUATAN EKONOMI DARI BAWAH
Berita Terkini2 hari lalu

MENGELOLA KEKAYAAN NEGARA DENGAN KEBIJAKAN POLITIK: REFORMA AGRARIA DAN PENGUATAN EKONOMI DARI BAWAH

Oleh: Azis Subekti* Undang-undang tidak pernah lahir di ruang yang kosong. Di balik setiap pasal terdapat pilihan mengenai siapa yang hendak dilindungi, kepentingan siapa yang hendak didahulukan, serta arah kehidupan bersama seperti apa yang ingin dibangun. Karena itu, kebijakan politik tidak semestinya dipahami hanya sebagai pekerjaan membuat undang-undang baru, menambal kekurangan peraturan lama, atau mengharmonisasi aturan yang saling bertabrakan. Pada tingkat yang lebih mendasar, kebijaka...

ad775d1f 9ce4 401a 89c1 7b33f6677f85Baca ANTIKLIMAKS ARGENTINA
20 Jul 2026, 08.30

ANTIKLIMAKS ARGENTINA

Oleh: Azis Subekti * Malam itu, di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, lebih dari delapan puluh ribu pasang mata datang dengan harapan yang hampir sama. Mereka ingin menyaksikan sebuah klimaks. Sebuah pertandingan yang menghadirkan gol-gol indah, penyelamatan mustahil, atau mungkin adu penalti yang membuat jutaan orang menahan napas hingga detik terakhir. Mereka datang untuk melihat apakah Argentina, sang juara bertahan, mampu menulis akhir yang sempurna, atau Spanyol berhasil menan...

784ecf5d 4a22 4e49 bb6c 4292d0fc8724Baca Catatan untuk Bangsa yang Sedang Berubah: Ketika Demokrasi Kehilangan Adab
Berita Terkini22 Jun 2026, 10.55

Catatan untuk Bangsa yang Sedang Berubah: Ketika Demokrasi Kehilangan Adab

Oleh: Azis Subekti * Ada sebuah ironi besar yang sedang tumbuh di banyak negara demokrasi pada abad ke-21. Semakin luas kebebasan berbicara yang dimiliki manusia, semakin sulit menemukan percakapan yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Semakin terbuka ruang demokrasi, semakin mudah kemarahan menyamar sebagai keberanian. Semakin banyak orang mengaku memperjuangkan rakyat, semakin sedikit yang benar-benar bersedia mendengar satu sama lain. Fenomena itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Ia ter...

13144db9 2a1c 469e a73e 002ff65aaea1Baca Negara di Tengah Perang Persepsi: Saatnya Merevolusi Komunikasi Publik Pemerintah
Berita Terkini20 Mei 2026, 22.14

Negara di Tengah Perang Persepsi: Saatnya Merevolusi Komunikasi Publik Pemerintah

Oleh: Azis Subekti* Beberapa minggu terakhir, ruang publik Indonesia terasa berbeda. Percakapan tentang ekonomi muncul hampir di mana-mana dengan nada yang lebih gelisah dibanding biasanya. Di warung kopi, media sosial, ruang keluarga, hingga kolom komentar berita ekonomi dan politik, orang-orang mulai membicarakan hal yang sama: rupiah melemah, harga terasa makin berat, pekerjaan terasa makin sulit, dan masa depan ekonomi mulai dipandang dengan lebih cemas. Kegelisahan itu sesungguhnya tidak...

WhatsApp Image 2026 05 15 at 10.32.20Baca Jarak Tipis yang Menguak Ketidakpastian (Arsenal, Manchester City, dan Hidup yang Diperas dalam 90 Menit)
Berita Terkini15 Mei 2026, 10.42

Jarak Tipis yang Menguak Ketidakpastian (Arsenal, Manchester City, dan Hidup yang Diperas dalam 90 Menit)

Oleh: Azis Subekti * Ada musim yang tidak sekadar berjalan menuju akhir, tetapi pelan-pelan menguji isi hati manusia. Liga Primer Inggris musim ini terasa seperti itu: sebuah perjalanan panjang yang pada akhirnya mungkin ditentukan bukan oleh siapa yang paling gagah sepanjang tahun, melainkan siapa yang paling kuat menahan gemetar di tikungan terakhir. Arsenal dan Manchester City berdiri begitu dekat, seolah jarak di antara keduanya hanya selebar napas. Di papan klasemen, angka terlihat dingi...

3be5aa38 39a0 415f b40f da36148a1762Baca Kesejahteraan Buruh, May Day, dan Kepemimpinan Negara yang Hadir
Berita Terkini30 Apr 2026, 22.45

Kesejahteraan Buruh, May Day, dan Kepemimpinan Negara yang Hadir

Oleh: Azis Subekti *) Setiap 1 Mei, kita diingatkan pada sesuatu yang sering kita lewatkan: kerja bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan fondasi martabat manusia. Hari Buruh Internasional tidak pernah benar-benar tentang seremoni. Ia adalah momen ketika suara yang sehari-hari tertahan di pabrik, di jalan, di ruang-ruang produksi mencari tempatnya di ruang publik. Di Indonesia, momen itu kerap berulang dengan pola yang hampir sama: tuntutan yang tidak sepenuhnya baru, dan harapan yang belu...

c3a00bfa 6181 44dd a6a9 a8c2f865ec69Baca Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun yang Membuat Kekuasaan Terlihat Jujur
Berita Terkini24 Apr 2026, 19.01

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun yang Membuat Kekuasaan Terlihat Jujur

Oleh: Azis Subekti * Sejarah kekuasaan kadang bergerak dengan cara yang sunyi. Banyak penguasa memerintah lama, tetapi waktu perlahan menghapus nama mereka dari ingatan manusia. Namun sesekali muncul seseorang yang memerintah singkat, tetapi justru karena singkat itulah jejaknya terasa lebih terang. Nama itu adalah Umar bin Abdul Aziz. Ia hanya memerintah sekitar dua tahun, dari 717 hingga 720 M. Dalam ukuran sejarah politik, dua tahun hampir tidak berarti apa-apa. Tetapi dua tahun itu cukup...

96de9b9d dbe2 4ed2 9b42 aaecb2a86637Baca Kita Sibuk Membangun, Tapi Lemah Dalam Menyatukan
Berita Terkini24 Apr 2026, 18.49

Kita Sibuk Membangun, Tapi Lemah Dalam Menyatukan

Oleh: Azis Subekti Ada satu kegelisahan yang perlahan mengendap ketika kita membaca berulang pidato Ketua BPK RI dalam penyerahan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2025 di hadapan Rapat Paripurna DPR RI, Selasa, 21 April 2026. Angkanya besar, capaian terlihat, bahkan ada kebanggaan yang sah ketika disebut bahwa dari 685 laporan hasil pemeriksaan terdiri atas 7 laporan keuangan, 237 laporan kinerja, dan 441 laporan dengan tujuan tertentu, negara berhasil mengungkap dan menyelamatkan...

WhatsApp Image 2026 01 21 at 16.00.43Baca Ketika Negara Diminta Berhemat
Berita Terkini16 Mar 2026, 23.53

Ketika Negara Diminta Berhemat

Ada satu pelajaran tua yang selalu berulang dalam sejarah: perang tidak pernah benar benar jauh. Ia mungkin meletus ribuan kilometer dari rumah kita, tetapi gema dentumannya pelan pelan sampai juga ke dapur rakyat. Kadang ia tidak datang dalam bentuk bom. Ia hadir sebagai harga minyak yang melonjak, harga beras yang merangkak naik, atau angka subsidi negara yang tiba tiba membengkak seperti bendungan yang menahan air terlalu lama. Karena itu, pidato Prabowo Subianto dalam sidang kabinet di Is...

WhatsApp Image 2026 01 21 at 16.00.43Baca APBN dan Kejujuran Membaca Angka
Berita Terkini26 Feb 2026, 08.53

APBN dan Kejujuran Membaca Angka

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Partai Gerindra Ada satu kebiasaan lama dalam politik kita: angka jarang diperlakukan sebagai alat berpikir, lebih sering dijadikan alat menggertak. Angka yang besar diangkat seperti palu, dipukulkan ke meja publik agar kecurigaan terdengar lebih nyaring daripada penjelasan. Dalam kebiasaan inilah perdebatan tentang APBN bergerak, bukan sebagai diskusi kebijakan, melainkan sebagai adu tafsir yang emosional. Kegaduhan seputar anggaran pendidikan dan program m...

e2cd7ce4 573c 499a b2b9 bb5d563af20dBaca MIBA: Ketika Negara Memulai dari Diri Sendiri
Berita Terkini11 Feb 2026, 21.12

MIBA: Ketika Negara Memulai dari Diri Sendiri

Keindahan sebuah bangsa tidak pernah lahir dari baliho atau slogan yang dipoles rapi. Ia tumbuh dari disiplin, dari kebiasaan kecil yang dipaksa menjadi standar, lalu perlahan diterima sebagai kesadaran bersama. Dalam sejarah pemerintahan mana pun, perubahan semacam ini hampir selalu dimulai dari satu titik: kekuasaan yang berani menertibkan dirinya sendiri. Di situlah Gerakan MIBA Make Indonesia Beautiful Again yang digerakkan oleh Presiden Prabowo Subianto menemukan makna politiknya yang pa...

WhatsApp Image 2026 02 08 at 11.47.11 (1)Baca Warisan Bilal bin Rabah: Gema Memerdekakan
Berita Terkini8 Feb 2026, 20.24

Warisan Bilal bin Rabah: Gema Memerdekakan

Oleh: Azis Subekti * Di tengah panas pasir Makkah yang membakar kulit dan harga diri, seorang budak bernama Bilal bin Rabah dipaksa memilih: hidup dengan tunduk pada kebatilan, atau mati dalam kejujuran iman. Tubuhnya direbahkan, dadanya ditindih batu besar, nafasnya diperas oleh kekuasaan yang pongah. Namun dari bibir yang kering itu tidak keluar keluhan, tidak pula tawar menawar. Yang lahir justru satu kata, diulang tanpa jeda, seperti denyut jantung semesta: Ahad… Ahad… Bilal tidak sedang...

WhatsApp Image 2026 01 21 at 16.00.43 (1)Baca Hidup di Batas Negara: Ketika Regulasi Tertinggal dari Kehidupan
Berita Terkini5 Feb 2026, 17.09

Hidup di Batas Negara: Ketika Regulasi Tertinggal dari Kehidupan

Oleh: Azis Subekti, Anggota Panja Perbatasan Negara DPR RI Komisi II, Fraksi Gerindra Hidup di wilayah perbatasan berarti hidup dengan jarak—bukan hanya jarak geografis, tetapi jarak antara warga dan negara. Di tempat seperti ini, kedaulatan tidak dirasakan melalui pidato atau baliho proyek, melainkan melalui hal-hal yang menentukan hidup sehari-hari: apakah jalan bisa dilewati saat hujan, apakah listrik menyala di malam hari, apakah sekolah dan puskesmas benar-benar berfungsi, dan apakah apa...

WhatsApp Image 2026 01 25 at 17.21.14Baca Putri Tanpa Istana: Ketika Kehormatan Runtuh oleh Kekuasaan yang Disalahgunakan
25 Jan 2026, 20.09

Putri Tanpa Istana: Ketika Kehormatan Runtuh oleh Kekuasaan yang Disalahgunakan

Dalam The Last Princess, novel Cynthia Freeman, kehancuran hadir sebagai peristiwa sejarah: istana jatuh, nama besar lenyap, dunia lama tak lagi memberi perlindungan. Namun tragedi paling sunyi bukanlah runtuhnya kekuasaan, melainkan kehidupan yang harus berjalan setelahnya—terutama bagi mereka yang tak pernah ikut memutuskan, tetapi paling lama menanggung akibatnya. Indonesia hari ini memiliki cermin yang tak kalah pahit. Bukan revolusi yang merobohkan istana, melainkan korupsi yang menggero...

WhatsApp Image 2026 01 21 at 16.00.45 (1)Baca Fondasi Kerja Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo
22 Jan 2026, 11.23

Fondasi Kerja Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo

Oleh: Azis Subekti * Dalam satu tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto, arah negara belum sepenuhnya menjelma sebagai kesimpulan akhir. Ia lebih menyerupai proses, sebuah upaya menata ulang ritme kekuasaan setelah fase panjang transisi dan kontestasi. Jika berbagai sumber pemberitaan dibaca bersamaan, media arus utama, media daerah, kantor berita internasional, laporan lembaga riset, hingga percakapan warga di ruang digital, yang tampak bukan ledakan perubahan, melainkan kecenderungan ya...

WhatsApp Image 2026 01 21 at 16.00.43Baca Hutan, Tanah, dan Warga yang Hidup di Antara Garis
Berita Terkini21 Jan 2026, 19.24

Hutan, Tanah, dan Warga yang Hidup di Antara Garis

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Partai Gerindra Anggota Pansus Reforma Agraria DPR RI Konflik agraria di kawasan hutan hampir selalu berangkat dari situasi yang sama: negara datang membawa peta, sementara warga telah lebih dulu hadir dengan kehidupan. Garis batas ditetapkan di atas kertas, tetapi di lapangan batas itu sering terlambat, tumpang tindih, atau tidak pernah benar-benar dikenal oleh mereka yang tinggal di dalamnya. Dari pertemuan yang timpang inilah konflik tumb...

ChatGPT Image 16 Jan 2026, 09.06.47Baca Isra’ dan Mi’raj: Ketika Langit Mengajarkan Cara Berdiri di Bumi
Inspirasi16 Jan 2026, 09.33

Isra’ dan Mi’raj: Ketika Langit Mengajarkan Cara Berdiri di Bumi

Isra’ dan Mi’raj bukan sekadar peristiwa agung yang menantang nalar. Ia adalah bahasa kasih Tuhan kepada manusia yang sedang lelah menanggung hidup. Ia hadir bukan di masa kemenangan, melainkan di titik paling rapuh dalam hidup Muhammad saat kehilangan bertumpuk, penolakan menjadi keseharian, dan bumi terasa sempit untuk berpijak. Dalam penuturan Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri melalui Sirah Nabawiyyah, Isra’ dan Mi’raj bukanlah pelarian dari realitas, melainkan peneguhan sebelum kembali ke re...

ChatGPT Image 15 Jan 2026, 17.51.15Baca Ujian Lini Belakang dan Masa Depan Real Madrid Bersama Arbeloa
Berita Terkini15 Jan 2026, 17.54

Ujian Lini Belakang dan Masa Depan Real Madrid Bersama Arbeloa

Oleh: Azis Subekti * Jika ada satu ruang yang paling jujur memperlihatkan apakah sebuah tim siap menanjak atau justru tergelincir, maka ruang itu adalah lini belakang. Di sanalah kesalahan tak bisa disamarkan oleh statistik, dan keberanian diuji bukan lewat gemerlap gol, melainkan lewat ketenangan menghadapi krisis. Real Madrid hari ini berdiri di persimpangan itu. Dan Álvaro Arbeloa yang bertahun tahun hidup di wilayah sunyi namun menentukan tersebut memahami betul maknanya. Masalah Madrid s...

WhatsApp Image 2026 01 15 at 13.16.27Baca Ketika Dunia Mengeras: Mengapa Indonesia dan ASEAN Tak Boleh Diam
Berita Terkini15 Jan 2026, 17.41

Ketika Dunia Mengeras: Mengapa Indonesia dan ASEAN Tak Boleh Diam

Oleh: Azis Subekti Dunia terasa makin bising, tetapi justru kehilangan arah. Di tengah hiruk-pikuk itu, sebuah peristiwa jauh di Amerika Latin dinamika keras antara Amerika Serikat dan Venezuela menjadi pengingat bahwa politik global hari ini sedang menguji batas: seberapa jauh kekuatan boleh melangkah, dan sejauh mana aturan masih dihormati. Bagi publik Indonesia, ini mungkin terdengar jauh. Namun sesungguhnya, gaungnya sampai ke rumah kita ke harga energi, ke stabilitas kawasan, ke rasa ama...

WhatsApp Image 2026 01 10 at 12.07.12 (1)Baca Ketika Dunia Mengeras: Mengapa Indonesia dan ASEAN Tak Boleh Diam
Berita Terkini10 Jan 2026, 19.08

Ketika Dunia Mengeras: Mengapa Indonesia dan ASEAN Tak Boleh Diam

Oleh: Azis Subekti Dunia terasa makin bising, tetapi justru kehilangan arah. Di tengah hiruk-pikuk itu, sebuah peristiwa jauh di Amerika Latin—dinamika keras antara Amerika Serikat dan Venezuela—menjadi pengingat bahwa politik global hari ini sedang menguji batas: seberapa jauh kekuatan boleh melangkah, dan sejauh mana aturan masih dihormati. Bagi publik Indonesia, ini mungkin terdengar jauh. Namun sesungguhnya, gaungnya sampai ke rumah kita—ke harga energi, ke stabilitas kawasan, ke rasa ama...