COGNITIVE RESILIENCE (Dari Literasi Digital Menuju Kedaulatan Berpikir di Zaman AI)
Oleh: Azis Subekti * Peradaban manusia tidak tumbuh karena manusia mengerjakan semuanya sendiri. Ia tumbuh justru karena manusia terus menemukan cara untuk memindahkan sebagian bebannya kepada sesuatu di luar dirinya. Ketika tulisan ditemukan, manusia tidak lagi harus menyimpan seluruh ingatan di kepalanya. Ketika buku lahir, pengetahuan dapat hidup lebih lama daripada pemiliknya. Kalkulator mengambil sebagian pekerjaan berhitung. Mesin pencari memperluas ingatan kita hingga hampir tak berbat...
