Berita Terkini16 Jul 2026, 21.04
Mimpi Inggris Pupus di Ujung Waktu
Oleh: Azis Subekti * Di Atlanta, malam berjalan lambat. Lampu-lampu stadion menggantung seperti bintang yang dipaksa turun ke bumi, menyaksikan dua bangsa yang sejarahnya terlalu panjang untuk sekadar disebut dalam pertandingan sepak bola. Inggris datang membawa keyakinan bahwa disiplin mampu mengalahkan imajinasi. Argentina datang membawa keyakinan yang berbeda: selama peluit terakhir belum berbunyi, pertandingan belum benar-benar selesai. Di antara dua keyakinan itu berdirilah seorang lelak...
