← Kembali ke Beranda

Tag: demokrasi

784ecf5d 4a22 4e49 bb6c 4292d0fc8724Baca Catatan untuk Bangsa yang Sedang Berubah: Ketika Demokrasi Kehilangan Adab
Berita Terkini22 Jun 2026, 10.55

Catatan untuk Bangsa yang Sedang Berubah: Ketika Demokrasi Kehilangan Adab

Oleh: Azis Subekti * Ada sebuah ironi besar yang sedang tumbuh di banyak negara demokrasi pada abad ke-21. Semakin luas kebebasan berbicara yang dimiliki manusia, semakin sulit menemukan percakapan yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Semakin terbuka ruang demokrasi, semakin mudah kemarahan menyamar sebagai keberanian. Semakin banyak orang mengaku memperjuangkan rakyat, semakin sedikit yang benar-benar bersedia mendengar satu sama lain. Fenomena itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Ia ter...

5fd08ac4 efc3 419a 9aad fc8540ea16efBaca Demokrasi yang Terlalu Mahal: Pemilu sebagai Jalan Berbayar Kekuasaan
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.35

Demokrasi yang Terlalu Mahal: Pemilu sebagai Jalan Berbayar Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Reformasi membuka demokrasi Indonesia dengan keyakinan yang nyaris tak pernah digugat: semakin sering rakyat memilih, semakin sehat demokrasi bekerja. Pemilu lima tahunan dan pemilihan kepala daerah langsung diperlakukan sebagai tujuan akhir, bukan sebagai alat. Namun setelah lebih dari dua dekade berjalan, kita mulai menyadari bahwa demokrasi elektoral kita menyerupai jalan berbayar, resmi, legal, tetapi mahal, dan tidak semua orang bisa melaluinya dengan selamat. Dalam...

53589b11 b983 4718 98b5 d16b9d81c9a2Baca Demokrasi Tidak Sekadar Memilih tapi Belajar Berpikir Bersama
Berita Terkini5 Jan 2026, 11.33

Demokrasi Tidak Sekadar Memilih tapi Belajar Berpikir Bersama

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Fraksi Gerindra Demokrasi selalu riuh. Ia memberi ruang bagi semua suara yang matang yang setengah matang bahkan yang emosional. Dalam riuh itulah kualitas kepemimpinan diuji. Bukan pada kemampuan membungkam kritik melainkan pada kecakapan mengolahnya menjadi percakapan publik yang menyehatkan akal dan menenangkan emosi. Kritik tidak perlu dipersonalkan ia adalah bahan baku dialektika. Perdebatan mutakhir tentang pilkada langsung atau pemilihan me...