Artikel Terbaru

Temukan cerita terbaru dari penulis kami.

WhatsApp Image 2026 01 09 at 13.35.05Baca Ketika Akhlak Menjadi Jalan Sejarah
Berita Terkini9 Jan 2026, 16.59

Ketika Akhlak Menjadi Jalan Sejarah

Oleh Azis Subekti* Dakwah Nabi Muhammad ﷺ tidak pernah dimulai dari teriakan kemenangan. Ia lahir dari keheningan seorang manusia yang memilih jujur di tengah kebiasaan dusta, memilih sabar di tengah kemarahan, dan memilih konsistensi nilai di tengah godaan jalan pintas. Sejarah besar itu justru tumbuh dari langkah langkah kecil yang setia pada akhlak. Di Makkah, dakwah adalah perjalanan sunyi. Setiap kata tauhid yang diucapkan Nabi bagaikan butir cahaya di padang pasir yang gelap. Ia diterta...

22ad46ed 411a 4c75 a270 e4b315c31f7dBaca Hidup yang Dipertaruhkan layak Dimenangkan
Inspirasi7 Jan 2026, 19.33

Hidup yang Dipertaruhkan layak Dimenangkan

Perjalanan hidup Azis Subekti dalam menggapai cita-cita tak pernah ia kenang sebagai jalan yang landai. Ia justru tumbuh dari tikungan-tikungan tajam kehidupan. Namun dari setiap kesulitan itu, selalu ada kalimat yang ia pegang erat: “Mendung yang bergelanyut akan segera pergi, hujan akan datang membawa keberkahan. Malam yang mencekam pasti berjalan menuju pagi yang cerah. Dunia selalu dipergilirkan.” Keyakinan itu membuatnya bertahan, bahkan ketika harapan tampak menjauh. Ia percaya, hidup m...

607702402 10232072494737428 3193473756996224215 nBaca Life of Pie: Kisah Survive yang Ekstrem — Manusia dan Harimau
Berita Terkini7 Jan 2026, 19.00

Life of Pie: Kisah Survive yang Ekstrem — Manusia dan Harimau

Oleh: Azis Subekti Dalam Life of Pi karya Yann Martel, samudra bukan sekadar hamparan air tak bertepi. Ia adalah ruang sunyi tempat manusia diuji—bukan hanya kekuatan tubuhnya, tetapi keteguhan akalnya dan kedalaman maknanya tentang hidup. Di atas sekoci kecil, Pi Patel dipertemukan dengan paradoks paling telanjang: untuk tetap hidup, ia harus berbagi hidup dengan seekor harimau. Kehilangan datang bertubi-tubi keluarga, rumah, masa depan dan dunia seketika menyusut menjadi langit, laut, dan p...

ChatGPT Image 7 Jan 2026, 12.39.21Baca Rekam Jejak dan Filosofi Kepelatihan John Herdman, Cocok untuk Timnas Indonesia?
Berita Terkini7 Jan 2026, 12.42

Rekam Jejak dan Filosofi Kepelatihan John Herdman, Cocok untuk Timnas Indonesia?

Oleh: Azis Subekti Nama John Herdman mungkin belum lama bergaung di telinga publik sepak bola Indonesia. Ia bukan figur yang datang dengan kisah heroik sebagai mantan pemain besar, bukan pula pelatih yang hidup dari romantisme masa lalu. Herdman tumbuh dari jalur yang hening ruang belajar, lapangan latihan, dan proses panjang yang menuntut ketekunan. Reputasinya dibangun perlahan, dari kerja yang konsisten dan sering luput dari sorotan. Justru di sanalah relevansinya bagi Indonesia yang sedan...

Imam Bukhari scaledBaca Jejak Imam Bukhari: Kejujuran Intelektual, Bersih dari Kepentingan
Berita Terkini6 Jan 2026, 21.11

Jejak Imam Bukhari: Kejujuran Intelektual, Bersih dari Kepentingan

Oleh: Azis Subekti * Pada suatu masa ketika ilmu mulai diperebutkan dan kebenaran diperlakukan seperti barang dagangan, seorang lelaki memilih jalan yang paling tidak menguntungkan secara duniawi. Ia menempuhnya tanpa sorak, tanpa jaminan. Yang ia jaga hanya satu: amanah kebenaran. Dari situlah jejak Imam Bukhari bermula—sunyi, panjang, dan menuntut keberanian yang tidak banyak dimiliki manusia. Sejak usia belia, hidupnya adalah perjalanan. Bukhara, Makkah, Madinah, Kufah, Basrah, Baghdad, Sy...

WhatsApp Image 2026 01 06 at 13.00.03Baca Katsumoto Penjaga Tradisi dan Karakter Jepang dalam The Last Samurai
6 Jan 2026, 19.49

Katsumoto Penjaga Tradisi dan Karakter Jepang dalam The Last Samurai

Oleh: Azis Subekti Katsumoto hidup seolah ia tahu waktunya terbatas. Setiap langkahnya tenang, setiap ucapannya tertimbang, seakan ia telah berdamai dengan kemungkinan paling pahit: bahwa dunia yang ia jaga sedang menuju akhir. Ia bukan samurai yang keras oleh amarah, melainkan oleh keyakinan. Dalam dirinya, pedang bukan sekadar senjata, melainkan simbol cara hidup cara memandang kehormatan, kesetiaan, dan kematian. Katsumoto tidak menolak perubahan karena kebencian. Ia menolaknya karena cint...

53589b11 b983 4718 98b5 d16b9d81c9a2Baca Demokrasi Tidak Sekadar Memilih tapi Belajar Berpikir Bersama
Berita Terkini5 Jan 2026, 11.33

Demokrasi Tidak Sekadar Memilih tapi Belajar Berpikir Bersama

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Fraksi Gerindra Demokrasi selalu riuh. Ia memberi ruang bagi semua suara yang matang yang setengah matang bahkan yang emosional. Dalam riuh itulah kualitas kepemimpinan diuji. Bukan pada kemampuan membungkam kritik melainkan pada kecakapan mengolahnya menjadi percakapan publik yang menyehatkan akal dan menenangkan emosi. Kritik tidak perlu dipersonalkan ia adalah bahan baku dialektika. Perdebatan mutakhir tentang pilkada langsung atau pemilihan me...

WhatsApp Image 2026 01 03 at 11.10.33Baca Tim Reformasi Polri dan Penguatan Penegakan Hukum
Berita Terkini3 Jan 2026, 11.18

Tim Reformasi Polri dan Penguatan Penegakan Hukum

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Keputusan Presiden Prabowo Subianto membentuk Tim Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) patut dibaca sebagai pernyataan politik yang jelas: negara tidak boleh ragu membenahi institusi penegak hukumnya sendiri. Di tengah ekspektasi publik yang kian tinggi terhadap keadilan dan kepastian hukum, langkah ini menjadi titik awal penting untuk memastikan bahwa kewenangan besar kepolisian dijalankan secara profesional, terukur, dan berpihak...

b6038241070b49f551e965d194b14c11 696x392 1 (1)Baca Aceh, Dua Puluh Tahun Setelah Damai
Berita Terkini2 Jan 2026, 15.24

Aceh, Dua Puluh Tahun Setelah Damai

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Fraksi Gerindra Suatu malam di sebuah tenda posko darurat bencana di Aceh Tamiang, kami duduk bersila di atas terpal yang masih lembap. Lampu bohlam menggantung rendah, cahayanya temaram. Setelah makan malam sederhana, adik-adik relawan datang membawa durian. Dari situ, percakapan mengalir tanpa direncanakan—pelan, cair, dan semakin reflektif. Di hadapan kami duduk Sur, bukan nama sebenarnya. Ia mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka. Awalnya kami b...