Artikel Terbaru

Temukan cerita terbaru dari penulis kami.

2326db0e ff77 48cf 9bd4 9dfb03d9cfd6Baca Samudra yang Tidak Ditaklukkan: Cheng Ho dan Etika Kekuasaan
Budaya17 Feb 2026, 20.57

Samudra yang Tidak Ditaklukkan: Cheng Ho dan Etika Kekuasaan

Laut selalu memiliki cara sendiri untuk menyimpan rahasia manusia. Ia tidak mencatat dengan tinta, tetapi dengan arus; tidak dengan arsip, tetapi dengan gema layar yang pernah mengembang di dadanya. Di antara desir angin dan asin yang menempel di bibir cakrawala, pernah berdiri seorang lelaki yang menjadikan samudra bukan sebagai medan takluk, melainkan sebagai ruang perjumpaan. Cheng Ho. Laksamana Cheng Ho. Ia lahir dari tanah Yunnan yang jauh dari gemerlap istana. Masa kecilnya terenggut ol...

96f6457d 8e03 4915 8838 e0248b5fa968Baca Setelah Air Surut, Negara Tak Boleh Kembali ke Titik Nol
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.56

Setelah Air Surut, Negara Tak Boleh Kembali ke Titik Nol

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Komisi II, Bagian dari Satgas Pengawasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, Fraksi Gerindra Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah melewati fase paling hiruk pikuknya. Air surut, longsor berhenti, tenda tenda darurat mulai dibongkar. Tetapi bagi warga, hidup belum benar benar kembali. Justru pada fase inilah pertanyaan paling penting muncul: setelah darurat berakhir, ke mana arah rehabilitasi dan rekonstruksi a...

adae0093 daaa 433c b168 f871d4004f61Baca Liga Super Indonesia dan Tanggung Jawab Menyiapkan Tim Nasional
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.51

Liga Super Indonesia dan Tanggung Jawab Menyiapkan Tim Nasional

Oleh: Azis Subekti * Sepak bola tidak dibangun oleh kesempurnaan, melainkan oleh kesadaran terhadap proses. Liga Super Indonesia berada dalam fase yang belum mapan, belum rapi, dan masih terus berubah. Kondisi ini kerap dibaca sebagai masalah, padahal justru menyimpan peluang: ruang untuk menentukan arah dengan pilihan yang disengaja, bukan sekadar mengikuti kebiasaan lama. Liga Super Indonesia layak dibaca melampaui skor dan klasemen. Ia hidup dari energi sosial yang mengitarinya. Suporter h...

5f85a05d 184d 47d1 ae14 20a5f10531e4Baca Hukum yang Mulai Menggigit
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.41

Hukum yang Mulai Menggigit

Oleh: Azis Subekti * Korupsi di Indonesia bukanlah rahasia, melainkan kebiasaan yang terlalu lama dimaklumi. Ia hidup bukan karena kita kekurangan hukum, tetapi karena hukum sering kehilangan nyali. Maka setiap kali indeks pemberantasan korupsi diumumkan, publik tidak lagi bertanya mengapa nilainya rendah, melainkan bertanya: di mana negara berdiri ketika kekuasaan diuji oleh dirinya sendiri? Selama bertahun tahun, negara tampak sibuk membangun pagar, tetapi lupa membersihkan halaman. Regulas...

5fd08ac4 efc3 419a 9aad fc8540ea16efBaca Demokrasi yang Terlalu Mahal: Pemilu sebagai Jalan Berbayar Kekuasaan
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.35

Demokrasi yang Terlalu Mahal: Pemilu sebagai Jalan Berbayar Kekuasaan

Oleh: Azis Subekti * Reformasi membuka demokrasi Indonesia dengan keyakinan yang nyaris tak pernah digugat: semakin sering rakyat memilih, semakin sehat demokrasi bekerja. Pemilu lima tahunan dan pemilihan kepala daerah langsung diperlakukan sebagai tujuan akhir, bukan sebagai alat. Namun setelah lebih dari dua dekade berjalan, kita mulai menyadari bahwa demokrasi elektoral kita menyerupai jalan berbayar, resmi, legal, tetapi mahal, dan tidak semua orang bisa melaluinya dengan selamat. Dalam...

e2b2aa8e 3f09 4f2b bd9f fc352ad957bbBaca Si Kancil dan Persatuan Nasional
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.28

Si Kancil dan Persatuan Nasional

Dalam politik yang sering bising oleh sorotan dan pernyataan keras, ada sosok yang memilih bekerja dengan cara berbeda, tenang, terukur, dan efektif. Sufmi Dasco Ahmad kerap dijuluki Si Kancil. Bukan karena licik, melainkan karena kecerdikannya membaca situasi, kelincahannya menimbang risiko, dan kemampuannya menemukan jalan keluar ketika banyak kepentingan saling berhadapan. Julukan itu bukan muncul tiba tiba. Ketua MPR RI Ahmad Muzani pernah berkisah tentang pertemuan awalnya dengan Dasco,...

ChatGPT Image 15 Feb 2026, 23.20.38Baca Negara yang Selalu Membangun Jalan Baru, Tetapi Membiarkan Pipa Bocor
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.21

Negara yang Selalu Membangun Jalan Baru, Tetapi Membiarkan Pipa Bocor

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Indonesia kerap riuh sebagai negara yang terus mencari jalan baru menuju kemakmuran, industrialisasi, hilirisasi, transisi energi, ekonomi digital. Namun di balik kegaduhan itu, temuan PPATK justru menunjukkan persoalan yang lebih mendasar, bukan jalan yang kurang, melainkan kebocoran yang dibiarkan lama di jalur yang sudah ada. Negara sibuk merancang masa depan, tetapi lalai menutup celah yang sejak lama menggerogoti hari ini. Dugaan penyemb...

9e5d462c a33b 4309 8f3d bea56433b551Baca Solusi dan Ujian Asta Cita Presiden Prabowo di Bidang Pertanahan
Berita Terkini15 Feb 2026, 23.13

Solusi dan Ujian Asta Cita Presiden Prabowo di Bidang Pertanahan

Oleh: Azis Subekti, Anggota DPR RI Partai Gerindra Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak memulai lembaran kosong dalam urusan pertanahan. Ia mewarisi tanah yang penuh bekas tapak konflik, dari kampung yang tercerabut oleh proyek strategis, hingga sertifikat ganda yang menukar rasa aman dengan kecemasan. Karena itu, Asta Cita di bidang pertanahan tidak berdiri di ruang hampa. Ia langsung berhadapan dengan kasus kasus nyata yang mencuat ke permukaan, kasus yang bukan hanya menguji kebija...

2040a45b 61f0 4d15 92c1 8628689aeed5Baca Venezuela Setelah Maduro: Retak Negara, Riuh Warga, dan Pencarian Makna
Berita Terkini15 Feb 2026, 22.38

Venezuela Setelah Maduro: Retak Negara, Riuh Warga, dan Pencarian Makna

Oleh: Azis Subekti* Penangkapan Nicolás Maduro pada awal Januari 2026 bukan sekadar peristiwa politik yang mengakhiri satu rezim. Ia adalah guncangan makna, momen ketika sebuah bangsa dipaksa bercermin, bukan hanya pada masa lalunya, tetapi pada rapuhnya cara ia memahami negara, kedaulatan, dan dirinya sendiri. Selama bertahun tahun, negara di Venezuela tidak hadir sebagai institusi yang tenang dan impersonal. Ia hidup dalam figur: suara yang keras, simbol yang tebal, ideologi yang menuntut l...